Weton Legi
by andhi supriyadi
1.
Pengertian Weton
Dalam
budaya Jawa, weton adalah sistem penanggalan yang menggabungkan dua
siklus hari yaitu:
- Hari
dalam kalender Masehi (Senin–Minggu)
- Pasaran
Jawa (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon)
Perhitungan
weton digunakan masyarakat Jawa untuk berbagai keperluan, seperti:
- Menentukan
hari baik
- Melihat
karakter seseorang
- Menentukan
kecocokan jodoh
- Menentukan
hari pernikahan
- Tradisi
selamatan
Weton
dianggap sebagai bagian dari warisan budaya Jawa yang berasal dari
perhitungan kalender Jawa kuno.
2.
Pengertian Legi
Legi adalah salah satu dari lima
pasaran Jawa.
Lima
pasaran tersebut adalah:
- Legi
- Pahing
- Pon
- Wage
- Kliwon
Kata
Legi berasal dari kata “legi” yang berarti manis. Oleh karena itu
dalam kepercayaan masyarakat Jawa, orang yang lahir pada pasaran Legi sering
dihubungkan dengan sifat yang lembut dan menyenangkan.
3.
Nilai Neptu Legi
Dalam
primbon Jawa setiap hari dan pasaran memiliki nilai angka yang disebut neptu.
Nilai
Pasaran
- Legi
= 5
- Pahing
= 9
- Pon
= 7
- Wage
= 4
- Kliwon
= 8
Jadi
neptu Legi adalah 5.
Nilai
ini nantinya dijumlahkan dengan nilai hari kelahiran.
Contoh:
Jika
seseorang lahir pada Senin Legi
Nilai
hari:
- Senin
= 4
- Legi
= 5
Total
neptu = 9
4.
Karakter Orang yang Lahir pada Pasaran Legi
Menurut
primbon Jawa, orang dengan weton Legi memiliki beberapa karakter umum.
Sifat
Positif
- Ramah
dan mudah bergaul
- Suka
menolong orang lain
- Berhati
lembut
- Sabar
- Disukai
banyak orang
Sifat
Negatif
- Kadang
terlalu percaya kepada orang lain
- Mudah
merasa kasihan
- Kurang
tegas dalam mengambil keputusan
Namun
perlu diingat bahwa ini hanya kepercayaan budaya Jawa, bukan sesuatu
yang mutlak menentukan sifat seseorang.
5.
Rezeki Orang Weton Legi
Dalam
primbon Jawa, weton Legi dipercaya memiliki:
- Rezeki
yang cukup
- Kemampuan
bersosialisasi yang baik
- Banyak
teman yang membantu dalam kehidupan
Karena
sifatnya yang ramah dan mudah bergaul, mereka sering mendapatkan kesempatan
dari relasi atau pertemanan.
6.
Karier yang Cocok
Menurut
kepercayaan primbon, orang dengan weton Legi cocok bekerja di bidang yang
berhubungan dengan:
- Pelayanan
masyarakat
- Pendidikan
- Perdagangan
- Komunikasi
- Seni
Karena
mereka memiliki kemampuan:
- Berinteraksi
dengan orang lain
- Menciptakan
suasana yang nyaman
- Menjalin
hubungan sosial yang baik
7.
Kecocokan Jodoh Weton Legi
Dalam
tradisi Jawa, kecocokan jodoh sering dihitung dengan menjumlahkan neptu
pasangan.
Hasilnya
kemudian dicocokkan dengan kategori tertentu seperti:
- Pegat
- Ratu
- Jodoh
- Topo
- Tinari
- Padu
- Sujanan
- Pesthi
Contoh:
Jika seseorang memiliki neptu 9 (Senin Legi) dan pasangan memiliki 11,
maka:
9
+ 11 = 20
Hasil
tersebut kemudian dilihat dalam tabel primbon untuk menentukan maknanya.
Tradisi
ini sering digunakan dalam menentukan hari pernikahan dalam adat Jawa.
8.
Tradisi Selapanan
Dalam
budaya Jawa terdapat tradisi yang disebut selapanan.
Selapanan
adalah perhitungan 35 hari sekali, yaitu hasil dari:
- 7
hari (mingguan)
- 5
pasaran
Artinya,
seseorang yang lahir pada Legi akan bertemu kembali dengan pasaran Legi
setiap 35 hari.
Contoh:
Jika lahir Jumat Legi, maka 35 hari kemudian akan kembali Jumat Legi.
Biasanya
selapanan digunakan untuk:
- Selamatan
bayi
- Tradisi
syukuran
- Acara
adat Jawa
9.
Weton dalam Tradisi Jawa
Weton
memiliki peranan penting dalam kehidupan masyarakat Jawa.
Beberapa
penggunaan weton antara lain:
1.
Menentukan Hari Pernikahan
Hari
pernikahan sering dihitung berdasarkan weton kedua pasangan.
2.
Menentukan Hari Pindah Rumah
Beberapa
orang mencari hari baik agar membawa keberuntungan.
3.
Selamatan Weton
Ada
tradisi selamatan weton, yaitu doa dan syukuran pada hari kelahiran
menurut weton.
Tujuannya
adalah:
- Memohon
keselamatan
- Memohon
kelancaran rezeki
- Memohon
perlindungan Tuhan
10.
Weton dalam Perspektif Modern
Di
masa sekarang, weton lebih dianggap sebagai:
- Tradisi
budaya
- Warisan
leluhur Jawa
- Sarana
refleksi diri
Sebagian
masyarakat masih mempercayainya, sementara yang lain melihatnya sebagai kearifan
lokal dan identitas budaya.
Kesimpulan
Weton
Legi adalah bagian dari sistem penanggalan Jawa yang menggabungkan hari dan
pasaran. Pasaran Legi memiliki nilai neptu 5 dan sering dikaitkan dengan sifat
ramah, lembut, dan mudah bergaul.
Dalam
budaya Jawa, weton digunakan untuk berbagai keperluan seperti menentukan hari
baik, melihat kecocokan jodoh, dan melaksanakan tradisi selamatan. Meskipun
demikian, weton lebih tepat dipahami sebagai warisan budaya dan tradisi
masyarakat Jawa.
Komentar
Posting Komentar